• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
  • Media Partner
Galamedia.id
  • Daerah
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Wisata
    • Kuliner
  • Lainnya
    • Opini
    • Advertorial
  • Sosial
  • Daerah
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Wisata
    • Kuliner
  • Lainnya
    • Opini
    • Advertorial
  • Sosial
No Result
View All Result
Galamedia.id

Sekolah Negeri Jadi Ladang Bisnis? Gubernur Kepri Diseret Dugaan Sewa Lahan di SMKN 5 Batam

Redaksi by Redaksi
April 14, 2026
in KEPRI
0
Sekolah Negeri Jadi Ladang Bisnis? Gubernur Kepri Diseret Dugaan Sewa Lahan di SMKN 5 Batam

GALAMEDIA – Alarm merah dunia pendidikan! SMKN 5 Batam terseret skandal dugaan komersialisasi aset sekolah. Lahan pendidikan disewakan ke pihak swasta, nama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad ikut terseret. Selasa (14/4/2026).

Kepala sekolah Henra Debeny, M.Pd., disebut membuka lahan sekolah untuk SPPG via program MBG. dalihnya? Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Tapi, bukannya tingkatkan pendidikan, malah picu tuduhan: sekolah diubah jadi bisnis terselubung!

Isu panas: Kebijakan ini konon perintah langsung Gubernur. Benar atau hoax? Publik tuntut transparansi dasar hukumnya. Kalau palsu, pencatutan nama pejabat itu pelanggaran serius.

Bukti mencolok? Tower telekomunikasi menjulang di area sekolah. Siapa untung? Ke mana larinya uang sewa? Apakah masuk laporan keuangan audited? Pertanyaan krusial ini masih menggantung.

Tokoh masyarakat Habib Faisal tak beri ampun. “Ini bukan kelalaian, tapi penyimpangan aset negara! Sekolah buat cetak generasi unggul, bukan transaksi gelap,” tegasnya.

Ia desak Dinas Pendidikan Riau, Inspektorat, dan penegak hukum audit total. “BLUD punya aturan ketat, jangan jadi celah korupsi!”

Kasus ini ungkap luka dalam: pengawasan aset pendidikan lemah, konflik kepentingan merajalela. Risikonya? Bukan cuma administratif, tapi pidana penyalahgunaan barang negara.

Belum ada respons resmi dari SMKN 5 Batam atau instansi terkait. Kebungkaman ini justru tambah curiga publik.

Ini bukan sekadar isu lokal. Cermin krisis integritas pendidikan nasional. Kalau dibiarkan, sekolah jadi pabrik uang, masa depan bangsa taruhannya! (Ihwan)

Previous Post

Sekda Sudirman Resmi Buka Sosialisasi EPSS dan Pembinaan Statistik Sektoral 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Sekolah Negeri Jadi Ladang Bisnis? Gubernur Kepri Diseret Dugaan Sewa Lahan di SMKN 5 Batam
  • Sekda Sudirman Resmi Buka Sosialisasi EPSS dan Pembinaan Statistik Sektoral 2026
  • Transportasi Kian Aman bagi Masyarakat, Jasa Raharja Perkuat Sistem Lewat Pendekatan Penta Helix
  • Operasi Wira Waspada 2026: Imigrasi Batam Amankan 6 WNA
  • Wakil Kepala Departemen LIN Desak Ungkap Status Aiptu Basuki ke Publik
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
  • Media Partner

© 2021 Channel Berita 24 | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Wisata
    • Kuliner
  • Lainnya
    • Opini
    • Advertorial

© 2021 Channel Berita 24 | Developed by: Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist