• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
  • Media Partner
Galamedia.id
  • Daerah
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Wisata
    • Kuliner
  • Lainnya
    • Opini
    • Advertorial
  • Sosial
  • Daerah
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Wisata
    • Kuliner
  • Lainnya
    • Opini
    • Advertorial
  • Sosial
No Result
View All Result
Galamedia.id

Transformasi di Balik Jeruji: Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan

Redaksi by Redaksi
April 27, 2026
in Opini
0
Transformasi di Balik Jeruji: Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan

Oleh: Abdullah Rasyid

Tepat pada hari ini, 27 April 2026, Korps Pemasyarakatan merayakan usianya yang ke-62.

Bukan sekadar seremoni rutin, peringatan tahun ini memikul beban sejarah sekaligus harapan baru di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Jika menilik ke belakang, perjalanan dari sistem kepenjaraan kolonial menuju sistem pemasyarakatan yang humanis adalah sebuah evolusi mentalitas yang luar biasa.

Optimisme ini bukan tanpa dasar. Di tengah kritik klasik mengenai overcrowding, Kemenimipas hadir dengan 15 Program Aksinya yang menjadi kompas baru dalam menavigasi arah pembinaan narapidana di Indonesia.

Mengubah Paradigma: Dari Hukuman ke Produktivitas

Visi yang diusung dalam 15 program aksi tersebut secara gamblang menggeser fokus dari sekadar “penjagaan” menjadi “pemberdayaan”.

Poin-poin krusial seperti peningkatan kualitas pembinaan kemandirian dan integrasi warga binaan ke dalam pasar kerja, menunjukkan bahwa negara tidak lagi memandang narapidana sebagai beban sosial, melainkan aset yang sedang “diservis” untuk kembali produktif.

Hukum bukan lagi sarana balas dendam, melainkan jembatan bagi kemanusiaan untuk memperbaiki diri.

Langkah optimistis ini tercermin dalam beberapa pilar utama:

Rehabilitasi Berbasis Data: Melalui penguatan sistem informasi pemasyarakatan, klasifikasi narapidana menjadi lebih presisi, memastikan program pembinaan tepat sasaran sesuai profil risiko dan bakat.

Ketahanan Pangan dan Karya: Sejalan dengan misi kedaulatan pangan, keterlibatan warga binaan dalam sektor agrikultur dan manufaktur bukan hanya soal efisiensi anggaran, tapi soal memulihkan harga diri mereka melalui karya nyata.

Transparansi dan Antikorupsi: Komitmen dalam program aksi untuk membersihkan institusi dari praktik pungli dan peredaran narkoba di dalam Lapas adalah pondasi utama agar kepercayaan publik (public trust) kembali tegak.

Tantangan Menuju Kemandirian

Tentu, optimisme ini harus dibarengi dengan konsistensi. Implementasi 15 program aksi tersebut menuntut sinergi lintas sektoral.

Kita tidak bisa mengharapkan perubahan jika sektor swasta dan masyarakat masih menutup pintu bagi para mantan narapidana.

Program Reintegrasi Sosial yang dicanangkan harus dipandang sebagai tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas sipir di balik tembok tinggi.

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini seharusnya menjadi titik balik di mana Lapas benar-benar menjadi “Laboratorium Kemanusiaan”.

Jika 15 program aksi ini dijalankan dengan integritas yang teguh, maka bayang-bayang kelam penjara akan berganti dengan wajah baru pemasyarakatan yang lebih cerah, modern, dan bermartabat.

Selamat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.

Mari kita kawal transformasi ini agar jargon “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” benar-benar dirasakan oleh mereka yang sedang berupaya menebus kesalahan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Penulis: Merupakan Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN, selain itu sebagai Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Previous Post

Gubernur Al Haris Bangga 2 Daerah di Provinsi Jambi Dapat Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Next Post

Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama untuk Transformasi Transportasi Publik

Next Post
Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama untuk Transformasi Transportasi Publik

Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama untuk Transformasi Transportasi Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama untuk Transformasi Transportasi Publik
  • Transformasi di Balik Jeruji: Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan
  • Gubernur Al Haris Bangga 2 Daerah di Provinsi Jambi Dapat Apresiasi dari Pemerintah Pusat
  • Dari Selat Hormuz Hingga Selat Malaka, Menimbang Arah Indonesia di Tengah Pergeseran Medan Konflik Global
  • Gubernur Al Haris di Halal Bihalal Sumbagsel: Kita Harus Saling Bantu Bangun Daerah
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
  • Media Partner

© 2021 Channel Berita 24 | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Wisata
    • Kuliner
  • Lainnya
    • Opini
    • Advertorial

© 2021 Channel Berita 24 | Developed by: Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist