Batang Hari – Pemerintah Kabupaten Batang Hari menunjukkan komitmen serius dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait penanganan dan penanggulangan geng motor di Kabupaten Batang Hari.
Rakor yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Hari, Mula P. Rambe, mewakili Bupati Batang Hari.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa penanganan aksi geng motor tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, hingga keluarga untuk mencegah munculnya kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu keamanan daerah.
Rakor kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari sejumlah narasumber, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Batang Hari, Danramil Mersam, serta Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari.
Para narasumber menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan geng motor melalui penegakan hukum yang tegas, pembinaan terhadap generasi muda, serta penguatan edukasi di lingkungan keluarga dan sekolah.
Selain itu, peran masyarakat juga dinilai sangat penting dalam memberikan pengawasan dan pembinaan kepada remaja agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif yang dapat mengarah pada tindakan kriminal maupun aksi yang meresahkan masyarakat.
Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Batang Hari, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batang Hari, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batang Hari, serta perwakilan siswa dan siswi SMA se-Kabupaten Batang Hari.
Kehadiran tokoh agama, tokoh adat, unsur pemerintah, aparat keamanan, dan kalangan pelajar diharapkan mampu memperkuat langkah preventif melalui pendidikan karakter, pembinaan moral, serta peningkatan kesadaran hukum di kalangan generasi muda.
Melalui Rakor Forkopimda ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mewujudkan Batang Hari yang bebas dari aksi geng motor.








