Jambi – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Provinsi Jambi atas penyelenggaraan pemberian infaq dan sedekah.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan. Apresiasi disampaikan saat acara bantuan di Kantor PUSKUD Jambi, Kota Jambi, Rabu (11/3/2026).
Hadir Asisten II Setda Provinsi Jambi Syamsurizal, Ketua Umum Pusat Koperasi Desa Jambi Sugiono, Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wagub Sani menjelaskan bahwa infaq dan sedekah merupakan amalan mulia dalam Islam yang membawa nilai sosial dan spiritual tinggi.
“Melalui infaq dan sedekah, kita tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita, tetapi juga memperkuat rasa kepedulian, kebersamaan, dan persaudaraan. Harta kita punya hak bagi orang lain. Semangat berbagi ini penting untuk membangun masyarakat sejahtera dan berkeadilan,” ungkapnya.
Wagub Sani menyoroti beban hidup masyarakat yang kian berat menjelang Ramadan dan Idul Fitri, dengan kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah Provinsi Jambi terus mengambil langkah strategis seperti pasar murah, operasi pasar, dan koordinasi untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok.
“Kami berharap program ini meringankan beban masyarakat,” tambahnya.Ia juga memuji PUSKUD Provinsi Jambi yang aktif memberdayakan ekonomi pedesaan, pertanian, distribusi kebutuhan pokok, serta sebagai mitra pemerintah dalam penyediaan pupuk dan ketahanan pangan.
“Kegiatan ini menjadi langkah bersama meringankan beban yang membutuhkan. Semoga menjadi inspirasi budaya berbagi, terutama di bulan Ramadan penuh rahmat ini,” ujarnya.
Wagub berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin PUSKUD dan diteladani koperasi lain di Jambi.Sementara itu, Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi menegaskan kegiatan ini untuk berkolaborasi dan berbagi dengan yang membutuhkan.
“Mari bersyukur kepada Tuhan atas kesempatan berkumpul sehat di bulan penuh berkah ini. Meski kondisi ekonomi nasional sulit, PUSKUD Jambi tetap berbagi dengan kemampuan yang ada,” katanya.
Ia menekankan, jangan nilai dari barangnya, tapi dari upaya kepedulian.
“Yang penting bersyukur atas kelebihan untuk dibagi,” tambahnya.








