Kota Jambi – Kondisi kualitas udara di Kota Jambi yang menjadi perhatian dalam beberapa hari terakhir mendorong Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, turun langsung ke tengah masyarakat.
Sebanyak 2.000 masker dibagikan kepada warga pada Rabu (26/8/2026) di sejumlah titik, yakni Simpang Lampu Merah Jelutung, Pasar Handil, dan Pasar Keluarga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang.
Kemas Faried mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap kondisi udara yang mereka hirup.
“Kami membantu upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi kualitas udara di Kota Jambi masih perlu mendapat perhatian dan dipantau secara berkala dalam beberapa hari ke depan. Hasil pemantauan indeks standar kualitas udara akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah perlindungan bagi masyarakat.
“Kita akan lihat indeks standar kualitas udara di Kota Jambi tiga hari ke depan, apakah membaik atau memburuk,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Penggunaan masker, kata dia, menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat saat beraktivitas di luar ruangan.
Kemas Faried juga mengingatkan kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan agar meningkatkan kewaspadaan. Jika kondisi udara memburuk, masyarakat dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pembagian masker tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang perlu mendapat perhatian.
“Kami mendukung kegiatan Pak Ketua DPRD membagikan masker kepada masyarakat,” katanya.
Pembagian masker ini diharapkan dapat membantu masyarakat tetap terlindungi sekaligus meningkatkan kesadaran untuk bersama-sama menjaga kesehatan selama kondisi kualitas udara masih menjadi perhatian.








