GALAMEDIA ID – Bupati Sarolangun H. Hurmin hadir dan menyaksikan langsung kegiatan penyembelihan 49 ekor hewan kurban dalam rangka peringatan Idul Adha 1447 Hijriyah/2026 M. Acara tersebut berlangsung Rabu siang, 27 Mei 2026 di Desa Rantau Gedang, Kecamatan Bathin VIII.
Turut hadir mendampingi, Kabag Umum Setda Sarolangun Aryo L Fajrin, http://S.IP, Kabag Prokopim Imron, http://S.STP, Camat Bathin VIII Azra’i Abbas, http://M.Pd.I, Kapolsek Bathin VIII Eri Kurniawan, serta Kades Rantau Gedang Zulman Manap bersama perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan ratusan warga setempat.
Kades Zulman Manap menyampaikan, tradisi kurban di desanya sudah berjalan sejak 2019 hingga sekarang. Untuk tahun ini jumlah hewan kurban mencapai rekor tertinggi.
“Tahun ini ada 49 ekor hewan kurban yang disembelih, terdiri dari 47 ekor sapi dan kerbau serta 2 ekor kambing,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan semangat warga berkurban adalah bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki dari Allah SWT. Hewan kurban tersebut diniatkan untuk keluarga, sanak saudara, dan dibagikan kepada masyarakat.
“Total daging kurban diperkirakan sekitar 3,3 ton. Setiap peserta kurban iuran Rp3 juta. Nantinya daging akan dibagikan merata ke seluruh 900 KK yang ada di Desa Rantau Gedang,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Hurmin mengapresiasi antusiasme warga Rantau Gedang dalam menunaikan ibadah kurban. Menurutnya, jumlah 47 ekor sapi/kerbau dan 2 ekor kambing dengan total daging 3,3 ton merupakan pencapaian luar biasa.
“Kami bangga, Desa Rantau Gedang konsisten melaksanakan kurban tiap tahun dengan jumlah yang terus meningkat. Tahun lalu 36 ekor, tahun 2026 ini naik jadi 49 ekor,” kata Hurmin.
Ia menilai kegiatan kurban ini bukan hanya bentuk ibadah, tapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat yang tetap terjaga.
“Kita berharap tradisi baik ini terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk membantu warga yang membutuhkan. Semoga nilai agama dan kebersamaan di Kabupaten Sarolangun semakin kuat, serta Allah SWT melapangkan rezeki dan langkah kita menuju Sarolangun yang lebih maju,” harapnya.
Bupati juga berencana memberikan penghargaan bagi Desa Rantau Gedang atas konsistensinya.
“Insya Allah ke depan Pemkab Sarolangun akan menyiapkan semacam reward agar semangat ini terus terjaga. Desa Rantau Gedang bisa menjadi desa percontohan dalam pelaksanaan kurban,” tutupnya.
(SJD)







