GALAMEDIA – PT Jasa Raharja Wilayah Jambi menggelar Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) bersama Ditlantas Polda Jambi, Dinas Perhubungan, dan Balai Pengelola Jalan Nasional guna mengevaluasi strategi keselamatan jalan raya.
Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam memetakan titik rawan kecelakaan serta menyelaraskan data untuk pengambilan kebijakan yang lebih akurat. Fokus utama forum kali ini adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Jambi melalui langkah-langkah preventif yang lebih masif dan terukur.
Dalam upaya menurunkan indeks fatalitas korban, Jasa Raharja menekankan pentingnya respons cepat (quick response) dalam penanganan pasca-kecelakaan. Melalui integrasi sistem digital antara kepolisian, rumah sakit, dan Jasa Raharja, kepastian jaminan bagi korban kini dapat diterbitkan dalam hitungan jam.
Langkah tersebut dinilai penting agar korban segera mendapatkan tindakan medis terbaik tanpa terkendala biaya, sehingga risiko kematian maupun kecacatan permanen akibat keterlambatan penanganan dapat diminimalisasi secara signifikan.
Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja Jambi menyampaikan bahwa efektivitas forum ini mulai terlihat dari tren penurunan tingkat fatalitas korban pada kuartal berjalan tahun 2026. Selain perbaikan infrastruktur dan pemasangan rambu di kawasan blackspot, program edukasi keselamatan berkendara yang menyasar generasi muda juga menjadi salah satu pilar utama.
Sinergi antarinstansi ini diharapkan tidak hanya mampu menurunkan angka kecelakaan, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat Jambi.
Sebagai penutup, Jasa Raharja kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kedisiplinan membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bentuk perlindungan dasar bagi setiap pengguna jalan. Dengan dukungan masyarakat dan kerja sama solid seluruh pihak dalam Forum Lalu Lintas, Jasa Raharja Jambi optimistis target zero accident serta penurunan tingkat fatalitas korban dapat tercapai demi keselamatan bersama di jalan raya.








